Rabu, 02 Juni 2010

MELURUSKAN KIBLAT


Sahabat angkasa, Muthoha Arkanudin, dibawah ini menuliskan hari khusus dan istimewa buat kaum muslimin, yaitu hari dimana pada jam tertentu merupakan saat matahari tepat berada diatas Kabah. Sehingga mudah bagi daerah-daerah lain untuk mengukur ulang, mengkoreksi atau malah membuat masjid baru yang mengarah ke kiblat.
Hari Meluruskan Arah Kiblat
Oleh : Mutoha Arkanuddin

Istiwa A’dhom, teknik sederhananamun akurat dalam penentuan arah kiblat.

Apakah arah kiblat masjid bisa berubah atau bergeser akibat gempa bumi maupun bergeraknya lempeng Bumi seperti isu yang tengah berkembang? Jawabannya tentu TIDAK! Artinya pengukuran sebelumnya memang yang membuat arah kiblat masjid tersebut tidak tepat.

Apakah arah kiblat cukup ke BARAT? Sebagaimana yang difatwakan oleh MUI beberapa waktu yang lalu? Jawabannya tentu TIDAK! Sebab di zaman sekarang menentukan arah kiblat semudah membalik telapak tangan (saking mudahnya RED)

“Dan dari mana saja engkau keluar (untuk shalat), maka hadapkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram (Ka’bah), dan sesungguhnya perintah berkiblat ke Ka’bah itu adalah benar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali lalai akan segala apa yang kamu lakukan.” (QS. Al-Baqarah : 149)

“Baitullah ( Ka’bah ) adalah kiblat bagi orang-orang di dalam Masjid Al-Haram dan Masjid Al-Haram adalah kiblat bagi orang-orang yang tinggal di Tanah Haram (Makkah) dan Makkah adalah qiblat bagi seluruh penduduk bumi Timur dan Barat dari umatku” (HR. Al-Baihaqi)

“Jika kamu mendirikan shalat, maka sempurnakanlah wudhu, kemudian menghadap kiblat, lalu takbir, kemudian bacalah apa yang kamu hafal dari qur’an, lalu ruku’ sampai sempurna, kemudian i’tidal sampai sempurna, kemudian sujud sampai sempurna, kemudian duduk di antara dua sujud sampai sempurna, kemudian sujud sampai sempurna, lakukanlah yang demikian itu setiap rekaat.” (HR. Abu Hurairah)

Dalam ajaran Islam, mengadap ke arah kiblat atau bangunan Ka’bah yang berada di Masjidil Haram adalah merupakan tuntutan syariah dalam melaksanakan ibadah tertentu. Berkiblat wajib dilakukan ketika hendak mengerjakan shalat dan menguburkan jenazah Muslim. Menghadap kiblat juga merupakan ibadah sunah ketika tengah azan, berdoa, berzikir, membaca Al-Quran, menyembelih binatang dan sebagainya.
Theodolit dan GPS dikenal sebagai pengukur arah kiblat yang presisi, namun demikian penggunaan peralatan ini tergolong sulit dan mahal biayanya.

Berdasarkan kebiasaan yang berkembang di masyarakat, terdapat beberapa kaidah yang sering digunakan untuk mengetahui ketepatan arah kiblat. Diantaranya adalah menggunakan kompas kiblat, kompas sajadah atau peralatan canggih seperti pesawat GPS dan theodoliti. Kini, melalui teknologi penginderaan jarah jauh yang disediakan cuma-cuma oleh Google via internet menggunakan software Google Earth atau secara online disediakan oleh situs-situs seperti Qibla Locator atau RHI Qibla Locator yang memanfaatkan fasilitas Google Map Api (GMA) kita dengan mudah dapat mengetahui arah kiblat sebuah bangunan masjid secara visual dan jelas. Namun demikian penggunaan kaidah-kaidah tersebut sering terkendala beberapa masalah. Kompas belumlah dikatakan sebagai alat ukur yang presisi. Sebab dalam penggunaannya, kompas sering mengalami kesalahan. Kesalahan tersebut berupa penyimpangan jarum kompas baik oleh variasi magnetik secara global maupun atraksi magnetis secara lokal oleh logam di sekitarnya. Belum lagi skala kompas biasanya terlalu kasar. Sementara, penggunaan GPS dan theodolit untuk mengukur arah kiblat walaupun bisa mendapatkan hasil yang lebih presisi namun dalam prakteknya kedua peralatan tersebut tidak mudah didapatkan karena harganya yang cukup mahal. Walaupun Google Earth maupun fasilitas qibla locator secara online dapat membantu mengetahui arah kiblat secara visual dengan perhitungan yang sangat akurat, namun piranti tersebut bukan merupakan alat ukur yang presisi di lapangan dan hanya dapat dinikmati oleh kalangan tertentu.
Pada setiap tanggal 28 Mei dan 16 Juli Matahari tepat berada di atas Ka’bah.

Lantas apakah bisa mengukur arah kiblat secara presisi dengan biaya yang murah? Jawabannya adalah BISA! Yaitu dengan menggunakan fenomena astronomis yang terjadi pada hari yang disebut sebagai yaumul rashdul qiblat atau hari meluruskan arah kiblat karena saat itu Matahari tepat di atas Ka’bah. Fenomena yang terjadi 2 kali selama setahun ini dikenal juga dengan istilah Transit Utama atau Istiwa A’dhom.

Istiwa, dalam bahasa astronomi adalah transit yaitu fenomena saat posisi Matahari melintasi di meridian langit. Dalam penentuan waktu shalat, istiwa digunakan sebagai pertanda masuknya waktu shalat Zuhur. Setiap hari dalam wilayah Zona Tropis yaitu wilayah sekitar garis Katulistiwa antara 23,5˚ LU sampai 23,5˚ LS posisi Matahari saat istiwa selalu berubah, terkadang di Utara dan disaat lain di Selatan sepanjang garis Meridian. Hingga pada saat tertentu sebuah tempat akan mengalami peristiwa yang disebut Istiwa A’dhom yaitu saat Matahari berada tepat di atas kepala pengamat di lokasi tersebut.
Konsepnya sederhana! Saat Matahari di atas Ka’bah maka semua bayangan benda tegak akan mengarah ke Ka’bah

Hal ini bisa difahami sebab akibat gerakan semu Matahari yang disebut sebagai gerak tahunan Matahari. Ini diakibat selama Bumi beredar mengelilingi Matahari sumbu Bumi miring 66,5˚ terhadap bidang edarnya sehingga selama setahun Matahari terlihat mengalami pergeseran antara 23,5˚ LU sampai 23,5˚ LS. Pada saat nilai azimuth Matahari sama dengan nilai azimuth lintang geografis sebuah tempat maka di tempat tersebut terjadi Istiwa A’dhom yaitu melintasnya Matahari melewati zenit lokasi setempat.

Demikian halnya Ka’bah yang berada pada koordinat 21,4° LU dan 39,8° BT dalam setahun juga akan mengalami 2 kali peristiwa Istiwa A’dhom yaitu setiap tanggal 28 Mei sekitar pukul 12.18 waktu setempat dan 16 Juli sekitar pukul 12.27 waktu setempat. Jika waktu tersebut dikonversi maka di Indonesia peristiwanya terjadi pada 28 Mei pukul 16.18 WIB dan 16 Juli pukul 16.27 WIB. Dengan adanya peristiwa Matahari tepat di atas Ka’bah tersebut maka umat Islam yang berada jauh dan berbeda waktu tidak lebih dari 5 atau 6 jam dapat menentukan arah kiblat secara presisi menggunakan teknik bayangan Matahari.
28 MEI 2010 @ 16:18 WIB
16 JULI 2010 @ 16:27 WIB

MATAHARI TEPAT DI ATAS KA’BAH
POSISI MATAHARI = ARAH KIBLAT
BAYANGAN MATAHARI = ARAH KIBLAT
Untuk lebih akurat pengukuran disarankan menggunakan benang besar yang berbandul daripada sekedar menggunakan tongkat yang ternyata sulit membuatnya benar-benar tegak.
Saya menyebut untuk alat benang berbandul tersebut dengan istilah Solar Shadow Tracker (SST) – penjejak bayangan Matahari.

Teknik penentuan arah kiblat pada hari Rashdul Qiblat sebenarnya sudah dipakai lama sejak ilmu falak berkembang di Timur Tengah. Demikian halnya di Indonesia dan beberapa negara Islam yang lain juga sudah banyak yang menggunakan teknik ini. Sebab teknik ini memang tidak memerlukan perhitungan yang rumit dan siapapun dapat melakukannya. Yang diperlukan hanyalah sebatang tongkat lurus dengan panjang lebih kurang 1 meter dan diletakkan berdiri tegak di tempat yang datar dan mendapat sinar matahari. Pada tanggal dan jam saat terjadinya peristiwa Istiwa A’dhom tersebut maka arah bayangan tongkat menunjukkan kiblat yang benar.

Bahkan dengan menggunakan software khusus yang dapat mengetahui pergerakan benda langit secara presisi kapan secara persis terjadinya Istiwa A’dham dapat diketahui. Untuk tahun 2010 ini misalnya menurut software Starrynight Pro Plus Versi 6.3.8 yaitu sebuah software astronomi yang memiliki tingkat ketepatan sangat tinggi, peristiwa Istiwa A’dhom terjadi pada 28 Mei 2010 pukul 12:17:59 WS atau 16:17:59 WIB dan 16 Juli 2010 pukul 12:26:48 WS atau 16:26:48 WIB. Namun secara praktis angka tersebut bisa dibulatkan ke menit.
Tempat yang memungkinkan penentuan arah kiblat pada 28 Mei dan 16 Juli hanya di daerah terang saja.

Karena di negara kita peristiwanya terjadi pada sore hari maka arah bayangan adalah ke Timur, maka arah bayangan yang menuju ke tongkat adalah merupakan arah kiblat yang benar. Jika anda khawatir gagal karena Matahari terhalang oleh mendung maka toleransi pengukuran dapat dilakukan pada H-2 hingga H+2. Satu hal penting yang harus kita perhatikan adalah JAM yang kita gunakan hendaknya sudah terkalibrasi dengan tepat. Untuk mengetahui standard waktu yang tepat bisa digunakan tanda waktu saat Berita di RRI, layanan telpon 103 atau menggunakan jam atom yang disediakan oleh layanan internet.
Istiwa A’dhom di antipode (Nadir) Ka’bah dapat digunakan sebagai acuan penentuan arah kiblat secara presisi untuk wilayah yang tidak memungkinkan melakukan penentuan arah kiblat pada 28 Mei dan 16 Juli.

Penentuan arah kiblat menggunakan fenomena ini hanya berlaku untuk tempat-tempat yang pada saat peristiwa Istiwa A’dhom dapat secara langsung melihat Matahari. Sementara untuk daerah lain di mana saat itu Matahari sudah terbenam seperti Wilayah Indonesia Timur (WIT) praktis teknik ini tidak dapat digunakan. Maka ada fenomena lain yang dapat digunakan oleh daerah-daerah tersebut sehingga dapat mengetahui arah kiblat secara presisi. Fenomena itu adalah saat Matahari berada tepat di bawah Ka’bah yaitu saat Istiwa A’dhom terjadi di titik Nadir (Antipode) Ka’bah yang terjadi pada setiap tanggal 13 Januari dan 28 November.

Teknik Penentuan Arah Kiblat menggunakan Istiwa A’dhom :

1. Tentukan lokasi masjid/mushalla/ langgar atau rumah yang akan diluruskan arah kiblatnya.
2. Sediakan tongkat lurus panjang minimal 1 meter. Akan lebih bagus jika menggunakan benang besar yang diberi bandul sehingga tegak benar.
3. Siapkan jam/arloji yang sudah dicocokkan / dikalibrasi waktunya secara tepat dengan radio/ televisi/ internet atau telpon ke 103.
4. Tentukan lokasi pengukuran; di dalam masjid (diutamakan) atau di sisi Selatan Masjid atau di sisi Utara atau di halaman depan masjid. Yang penting tempat tersebut datar dan masih mendapatkan penyinaran Matahari saat peristiwa Istiwa A’dhom berlangsung.
5. Pasang tongkat secara tegak dengan bantuan lot tukang (jika menggunakan tongkat) atau pasang benang lengkap dengan bandul serta penyangganya di tempat tersebut. (Persiapan jangan terlalu mendekati waktu terjadinya fenomena agar tidak terburu-buru)
6. Tunggu sampai saat Istiwa A’dhom terjadi dan amatilah bayangan Matahari yang terjadi. Berilah tanda menggunakan spidol, benang, lakban, penggaris atau alat lain yang dapat membuat tanda lurus. Maka itulah arah kiblat yang sebenarnya
7. Gunakan benang, sambungan pada tegel lantai, atau teknik lain yang dapat meluruskan arah kiblat ini ini ke dalam masjid. Intinya yang hendak kita ukur sebenarnya adalah garis shaff yang posisinya tegak lurus (90°) terhadap arah kiblat. Maka setelah garis arah kiblat kita dapatkan untuk membuat garis shaff dapat dilakukan dengan mengukur arah sikunya dengan bantuan benda-benda yang memiliki sudut siku misalnya lembaran triplek atau kertas karton.

Sebaiknya bukan hanya masjid atau mushalla / langgar saja yang perlu diluruskan arah kiblatnya. Mungkin kiblat di rumah kita sendiri selama ini juga saat kita shalat belum tepat menghadap ke arah yang benar. Sehingga saat peristiwa tersebut ada baiknya kita juga bisa melakukan pelurusan arah kiblat di rumah masing-masing. Semoga cuaca cerah.

Semoga dengan lurusnya arah kiblat kita, ibadah shalat yang kita kerjakan menjadi lebih afdhal dan doanya lebih dikabulkan. Amin.

Keterangan lengkap hubungi Rukyat Hilal Indonesia (RHI) di 0274-552630 atau 08122743082.

CATATAN:
Untuk lebih akurat yg 28 Mei, hari sebelumnya dikurangi 3 menit per hari sesudahnya ditambah 3 menit per hari. Yang 16 Juli hari sebelumnya ditambah 3 menit per hari sesudahnya dikurangi 3 menit per hari. Masih cukup presisi. Kalaupun tidak dikoreksi jg masih ckp akurat krn hanya berbeda 0,2drjt setiap hari atau sekitar 10′ (menit busur) sementara diameter sumber cahaya (matahari) jauh lebih besar yaitu sekitar 0,5drjt atau 30′.

Kamis, 29 April 2010

BISAKAH GEOLOGIST SUKSES????

Kenapa seorang sarjana elektro mudah menjadi manajer ? Karena mereka mampu membayangkan sebuah kerja “mesin” tanpa pernah melihatnya.
Seorang geologist tidak mampu membayangkan sebuah proses sebelum KENA BATUNYA !
Whalla !! Geologist bermata 4dimensi
http://rovicky.files.wordpress.com/2006/11/peta.gif?w=254&h=218

Geologist (ahli geologi) mesti akan pada protest dengan alinea diatas, paling tidak nggrundel. Karena geologist juga manusia, geologist juga pingin jadi manager doonks ! Geologist mau dong jadi menteri atau setidaknya dirjen, lah. Seorang geologist sering mengatakan dirinya geologist sejati bila mampu melihat dan menjelaskan batu yang ada ditangannya. Dunia virtual-pun menjadi sulit didalam genggaman seorang geologist, secara mental profesionalnya menuntut adanya “hand speciment“. Tanpa rock samples bagi geologi pengukuran hanyalah “soft data“.

Fakta ini mungkin bisa dilihat bahwa pada kenyataannya petinggi-petinggi dunia migas dan energi di Indonesia bukan ditangan geosaintist. Walaupun permasalahan utama di Indonesia ini masalah “natural resources management“, masalah pengelolaan sumberdaya alam. Indonesia tidak kekurangan energi, Indonesia berlimpah sumberdaya alam, Indonesia kaya minyak, kaya angin, kaya sinar matahari dll. Tetapi kenapa pengelolaan energi di Indonesia terkesan ambyar !!
Graph of voltage couplingKita tengok sarjana teknik elektro sebentar.

Seorang sarjana elektro mampu melihat kerja sebuah proses mekanik dari rumusnya ! Mereka sejak kuliah sudah dituntut melihat proses coupling bukan dari kampas kopling di mesin sepeda motornya. Itulah sebabnya sarjana elektro-pun mampu bekerja di dunia mekanik. Namun akan sulit bila sarjana mekanik dituntut menjadi seorang ahli transmisi PLN.

:( “Tapi Pakdhe, kenapa yang mimpin PLN kok malah wartawan lulusan SMA?”

Kembali ke Geologist.

Seorang geologist dididik melihat dunia ini dalam empat dimensi. Dimensi ruang spasial ditambah dimensi waktu (3D+1). Rentang skala dibenaknya mulai dari yang berukuran mikron dengan mikroskop, hingga ribuan kilometer dengan citra satelit. Waktunya berkisar dari rentang hidupnya dalam puluhan tahun, hingga jutaan bahkan bermimpi akan menguak milyaran tahun yang lalu.
Sangat tidak mudah bagi geologist untuk melihat kekinian. Fenomena pemanasan global lebih dilihat sebagai sebuah fenomena alam yg berulang jutaan tahun lalu, ketimbang menganggapnya sebagai ulah manusia yang baru mulai bekerja tadi pagi.

Manager dituntut untuk mengerjakan dan memutuskan hari ini, saat ini, dan sekarang ! Tidak ada toleransi waktu dalam orde tahunan. Manajer dituntut untuk memutuskan bukan memikirkan ! Itulah sebabnya Geologist yang baik harus berpikir berdasarkan DATA dan FAKTA dilapangan … namun geologsit harus dibantu untuk memberikan keputusan !


You can do hard way or you can do smart way … both ways need you to do it any way … not just discuss it in the hall way.

Sego Njamoer, Kenalkan Lauk Dari Jamur


Sego Njamoer, Kenalkan Lauk Dari Jamur
Di tangan lima mahasiswa dari berbagai jurusan di Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITS Surabaya, jamur agaknya dapat menjadi lauk (iwak, sebutan lain untuk lauk di Jawa Timur).

"Jamur tiram itu dapat menjadi lauk pengganti ikan dan rasanya seperti daging atau bisa juga mirip crispy. Cocok bagi vegetarian," ucap anggota tim, Mahendra Ega Hiquitta.

Bagaimana caranya ?

"Jamur tiram itu cukup dicuci, lalu diiris atau disuwar-suwir sesuai keinginan kita. Hasilnya diberi bumbu yakni tepung, ketumbar, merica, dan garam," ungkapnya.

Ditemui ANTARA News di sela-sela pameran "Bulan Unjuk Prestasi" di Plasa dr Angka ITS Surabaya, ia mengemukakan, ada satu lagi bumbu yang dirahasiakan.

"Yang jelas, kami mengemas apa yang kami sebut Sego Njamoer (nasi berlauk jamur) itu dalam satu porsi nasi dengan harga Rp3.000,00 dengan jamur sebagai pengganti ikan yang rasanya kayak daging," tuturnya.

Ia mengaku dirinya mengembangkan Sego Njamoer bersama empat rekannya yakni Rizki Aris Y., Eko Nur Khafid, Ongga Limatsu, dan Ola Dwi Sandra.

"Karena itu, kami mengikutsertakan Sego Njamoer itu dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) bidang Kewirausahaan," katamahasiswa Jurusan Teknik Fisika FTI itu.

Ia menambahkan pihaknya sengaja merancang Sego Ngjamoer yang cocok untuk kalangan mahasiswa yakni murah dan praktis, tapi bergizi.

"Semboyan kami adalah lezat dan nggak bikin kanker alias kantong kering, tapi jamur tiram yang kami jadikan lauk itu memang memiliki kandungan antitumor," katanya.

Bahkan, berbagai hasil penelitian menyebutkan jamur memiliki kandungan protein hingga 19-30 persen, karbohidrat 50-60 persen, asam amino, vitamin B1, B2, B3, B5, B7, C, mineral kalsium, besi, antitumor, dan antikolesterol.

Wiraswasta pasca-ITS

Mahendra yang mahasiswa semester 4 itu bertekad untuk mengembangkan Sego Njamoer sebagai sarana berwiraswasta bersama keempat rekannya pasca-ITS (lulus).

"Kami sudah sempat menjualnya dalam pembukaan PIMITS (Pekan Ilmiah Mahasiswa ITS) di Gedung Robotika ITS Surabaya (25/4), ternyata nasi seharga Rp3.000,00 itu laku 160 porsi," ujarnya.

Sukses dalam PIMITS itu membuat mereka ingin membuka stan Sego Njamoer pada sejumlah kampus di Surabaya, kemudian mengembangkan ke mal.

"Kalau kami sudah lulus, kami akan membuka restoran khusus Sego Njamoer atau resto Sego Njamoer," tandasnya.

Bagaimana dengan bahan baku jamur tiram itu sendiri?!

Ega menegaskan bahwa tim Sego Njamoer sudah mendidik belasan santri di Pesantren Reodlotut Muttaqin, Jatirejo, Kabupaten Mojokerto untuk mengembangkan budidaya jamur tiram.

"Kami sudah mengajak para santri itu ke lokasi pembibitan jamur di Jampirogo, Sooko, Kabupaten Mojokerto. Untuk langkah awal, kami membeli 1.500 bibit jamur," katanya.

Dari 1.500 bibit tiram itu, katanya, dalam sehari mampu menghasilkan 6 hingga 7 kilogram jamur tiram dengan keuntungan murni Rp900.000 per hari.

"Kami berencana mengembangkan usaha dengan membeli bibit jamur lagi hingga menjadi 3.000 bibit jamur, apalagi harga bibit jamur hanya Rp2.000,00 per-baglog," tukasnya.

Selain dijual kepada tim mahasiswa ITS, Ega menyatakan para santri dapat menjualnya kepada tengkulak atau menjual langsung kepada masyarakat.

"Kalau dijual kepada tengkulak, harganya Rp8.000,00 perkilogram, sedangkan bila dijual sendiri secara langsung bernilai Rp10.000,00. Kalau dijual ke Surabaya bisa menjadi Rp15.000,00 hingga Rp25.000,00 perkilogram," ujarnya.

Lebih dari itu, kelima mahasiswa ITS dari tim Sego Njamoer itu mengajarkan pentingnya penelitian untuk diaplikasikan menjadi langkah wirausaha bagi dirinya dan masyarakat.

Selasa, 27 April 2010

Perahu Nabi Nuh Ditemukan di Turki?

VIVAnews - Dikisahkan, sekitar 4.800 tahun lalu, banjir bandang menerjang Bumi. Sebelum bencana mahadahsyat itu terjadi, Nabi Nuh -- nabi tiga agama, Islam, Kristen, dan Yahudi, diberi wahyu untuk membuat kapal besar -- demi menyelamatkan umat manusia dan mahluk Bumi lainnya.

Untuk membuktikan kebenaran cerita tersebut, kelompok peneliti dari China dan Turki yang tergabung dalam 'Noah's Ark Ministries International' selama bertahun-tahun mencari sisa-sisa perahu legendaris tersebut.

Kemarin, 26 April 2010 mereka mengumumkan mereka menemukan perahu Nabi Nuh di Turki. Mereka mengklaim menemukan sisa-sisa perahu Nabi Nuh berada di ketinggian 4.000 meter di Gunung Agri atau Gunung Ararat, di Turki Timur.

Mereka bahkan mengklaim berhasil masuk ke dalam perahu itu, mengambil foto dan beberapa specimen untuk membuktikan klaim mereka.

Menurut para peneliti, specimen yang mereka ambil memiliki usia karbon 4.800 tahun, cocok dengan apa yang digambarkan dalam sejarah.

Jika klaim mereka benar, para peneliti Evangelis itu telah menemukan perahu paling terkenal dalam sejarah.

"Kami belum yakin 100 persen bahwa ini benar perahu Nuh, tapi keyakinan kami sudah 99 persen," kata salah satu anggota tim yang bertugas membuat film dokumenter, Yeung Wing, seperti dimuat laman berita Turki, National Turk, 27 April 2010.

Grup yang beranggotakan 15 orang dari Hong Kong dan Turki hadir dalam konferensi pers yang diadakan Senin 26 April 2010 lalu.

Kepada media yang hadir saat itu, mereka juga memamerkan specimen fosil kapal yang diduga perahu Nuh, berupa tambang, paku, dan pecahan kayu.

Seperti yang dijelaskan para peneliti, tambang dan paku diduga digunakan untuk menyatukan kayu-kayu hingga menjadi kapal. Tambang juga digunakan untuk mengikat hewan-hewan yang diselamatkan dari terjangan bah -- begitu juga dengan potongan kayu yang dibuat bersekat untuk menjaga keamanan hewan-hewan.

Penemuan besar ini jadi amunisi untuk mendorong pemerintah Turki mendaftarkan situs ini ke UNESCO -- agar lembaga PBB itu ikut menjaga kelestarian perahu Nuh.

Awalnya, direncananya para arkeolog akan menggali perahu itu dan memisahkannya dari gunung. Namun, hal tersebut tak mungkin dilakukan, meski nilai sejarah penemuan ini sangat tinggi.

***

Gunung Ararat, lokasi penemuan perahu Nabi Nuh
Diyakini, ketika air surut, perahu Nuh berada di atas Gunung. Meski tiga agama besar mengabarkan mukjizat Nabi Nuh, tak ada penjelasan sama sekali, di mana persisnya perahu itu menyelesaikan misinya.

Sejak lama penduduk lokal Turki yang tinggal di pegunungan maupun kota-kota lain percaya bahwa perahu Nabi Nuh berada di Gunung Ararat.

Apalagi, pilot pesawat temput Turki dalam sebuah misi pemetaan NATO, mengaku melihat benda besar seperti perahu di Dogubayazit, Turki.

Pada 2006, citra satelit secara detil menunjukan benda mirip kapal yang diduga perahu Nuh itu adalah gunung yang dilapisi salju.

Beberapa ahli lain berpendapat bahwa sisa-sisa perahu Nuh menjadi bagian dari pemukiman manusia -- yang selamat dari bencana banjir bah.

Namun, peneliti yang mengklaim penemu perahu Nuh membantahnya. "Kami tak pernah menemukan ada manusia yang bermukim di ketinggian 3.500 meter dalam sejarah umat manusia."

Cuaca sangat dingin di ketinggian 4.000 meter itu oleh para penemu diyakini menjaga kondisi perahu Nuh selama ribuan tahun.

Senin, 26 April 2010

mengintip gempa#4



Bagaimana mungkin ramalan gempa nextearthquake bisa memiliki kepastian diatas 90% ? Bagaimana cara meramalnya ? Nah ini dia penjelasannya.

Dibawah ini akan dijelaskan bagaimana cara website Nextquake membuat prediksi yang memiliki kesuksesan diatas 90%.

:( :”Lah hiya pakdhe, kan kesuksesan prakiraan atau ramalan itu dilihat dari kesuksesan hasil prediksinya kan ?

:D “Makanya thole ada cara yang bagus untuk membuat prediksi yang bagus.

Coba kita ulangi lagi bagaimana perkiraan gempa itu

Paling tidak ada dua jenis yaitu short term prediction dan longterm prediction. Yang satu meramalkan dalam waktu dekat, yang lain meramalkan dalam jangan panjang.

Ketiga aspek gempa yang ingin diketahui pada shorterm prediction itu adalah sebagai berikut :

* Dimana tempatnya. Mencakup area yang cukup sempit.
Efek bencana sangat merusak sekitar radius 10-20 Km ( di Jogja, Padang). Ramalan yang diinginkan untuk resque (penyelamatan) tentusaja yang memiliki akurasi seperti ini.
* Seberapa besar kekuatannya. Dalam skala gempa tertentu.
Saat ini yang diketahui besarnya “potensi” yang tersimpan dalam satu segmen. Berapa yang “bakalan” dilepaskan masih belum (susah) diketahui. Bisa sekali besar, bisa kecil-kecil banyak, atau bahkan slow quake (silent quake) !
* Kapan terjadinya. Dalam rentang waktu yang memadai.
Periode waktu yang diinginkan tentusaja short term (jangka pendek).

Apakah yang diatas itu dipenuhi dalam predisksi yang dilakukan nextearthquake itu ?
Statistik gempa di Indonesia.

Sebagai gambaran dibawah ini kita lihat gempa-gempa besar yang memiliki magnitude diatas M5. Data gempa ini diambil dari USGS untuk periode pengukuran sejak tahun 1973-2009 (36 tahun).
EQ1973-2009_1

Selama kurun waktu 36 tahun terdapat 15 000 gempa dengan kekuatan >5M

Diatas itu gempa-gempa di Indonesia yang mempunyai kekuatan diatas 5SR. Ingat yang diatas itu gempa dengan kekuatan diatas 5 SR !

* Sejak 1973-2009 (36 tahun) terdapat 15 000 gempa di Indonesia.
* Artinya dalam satu tahun akan terjadi 417 kali gempa.
* Sehingga dalam satu hari akan terjadi paling tidak satu kali gempa dengan kekuatan diatas 5 SR !

Dengan dasar diatas tentunya kita tahu bahwa secara statistik saja dapat diketahui bahsa dalam satu hari saja di Indonesia akan terjadi gempa dengan kekuatan paling tidak 5SR. Tentusaja gempa-gempa yang ukurannya lebih kecil dari 5SR akan lebih sering terjadi, namun kita tidak merasakan, karena pusat gempanya dalam atau pusat gempanya jauh dari lokasi kita berada.
Meramal dengan jitu !

Nah sekarang coba tengok bagaimana bentuk ramalan dari web yang bikin heboh itu. Dibawah ini satu ramalan untuk gempa di Sumatra. Perhatika dengan seksama besaran gempa yang diperkirakannya, dan perhatikan radius daerah yang diperkirakannya.
Nextquake

Ini dia bentuk ramalannya

Tentusaja kita tahu dalam radius 500 Km maka secara statistik saja akan memiliki gempa yang jumlahnya ratusan selama periode 7 hari. Apalagi kekuatan yang diperkirakan memiliki rentang M3.9-M5.9 dan M4.2-M6.2. Selisih sekala 3 itu artinya 10pangkat3 kali. M6.2 = seribu kali M4.2 kekuatan gempa nya … jadi rentangnya dari ngga kerasa kalau pusatnya didalam hingga ambyarrr kalau gempa dangkal !!

Juga rentang waktu ini dikoreksi ketika gempa itu tidak terjadi, artinya kesalahannya dikoreksi ketika ramalannya meleset. Dan nantinya hanya dimasukkan yang ramalannya cocok.
EQ1973-2009

Yang diatas itu gempa dengan kekuatan >M5. Dalam radius 500 Km. Gempa kecil-besar yang terjadi selama sehari akan ratusan jumlahnya.

Radius 500 Km itu artinya mencakup lebih dari setengah dari Pulau Sumatra, dan hampir seluruh Jawa. Artinya daerah yang diperkirakan sangat luaaas. Dan dalam artian mitigasi mungkin tidak akan berarti. Walaupun untuk kewaspadaan sangatlah diperlukan mental selalu bersiap menghadapi apapun yang terjadi.

Ya selalu tepat doonk !

Tentusaja, ramalan ini akan selalu tepat atau memiliki tingkat akurasi yang lebih dari 90%. Radiusnya lebar, besar magnitudenya bervariasi, serta jangka prediksi waktunya selalu dikoreksi !. Disinilah letak kepintaran si peramal. Melakukan koreksi terus menerus seolah-olah merupakan shorterm prediction !

:( “Wah pakdhe, kalau gitu nenek-nenek juga tahu ya ?”

Dengan penjelasan sederhana seperti ini tentunya kita tahu bahwa ramalan itu ada batasannya, ke-akurasi-annya tergantung dari rentang yang dibuat. Salam waspada, dan jangan tunggu ramalan !

ABU GUNUNG API MENYEBABKAN MESIN PESAWAT MATI

Letusan gunung berapi Eyjafjallajökull … di Islandia saat ini menyebabkan gangguan besar diEropa. Mengapa pesawat terbang tidak mungkin dioperasikan dalam kondisi seperti itu ?
Awan abu vulkanis sangat berbahaya pada mesin pesawat.

Itu sebabnya sangat penting untuk menghindari terbang ke dalam awan abu. Awan abu tersebar luas dan jauh dan dapat dengan mudah menyebabkan aktivitas penerbangan dibatasi di wilayah yang luas meliputi banyak negara.

Abu volkanik berupa gelas silikat berujung runcing

Bahaya terbesar dari abu ini dalam penerbangan adalah karena abu ini dapat mematikan mesin pesawat. Awan abu berisi materi seperti gelas seperti silikat dalam partikel berukuran 1-5 mm. titik lebur mereka biasanya sekitar 600-800 ° C (1100-1500 ° F). Suhu internal mesin jet, di sisi lain, lebih tinggi dari ini, sampai dengan 1000 ° C (1800 ° F). Jadi partikel silikat ini akan meleleh di kompresor tekanan tinggi dan turbin mesin jet dan kemudian termampatkan lagi di bagian pendingin turbin, menempel pada bilah-bilah propeler dari mesin. Silikat ini mengganggu memampatkan aliran udara di mesin dan dapat menyebabkan mesin tekor atau bahkan berhenti sama sekali.

:( “Wadduh .. kok runcing-runcing gitu. Tentunya kena mata pedihhh !!”

Sebagai contoh, pada tahun 1982 keempat mesin dari British Airways Boeing 747 (BA9 penerbangan) berhenti di hampir waktu yang sama di atas awan abu di dekat Indonesia ke Jakarta. Saat itu sedang terjadi letusan Gunung Galunggung.

Abu yang keluar dari cerobong batubara.

Bentuk dari abu volkanik ini (gambar atas) sangat runcing-runcing akibat pendinginan sangat cepat, sehingga tidak berbentuk kristal. Berbeda dengan abu cerobong batubara yang berbentuk bulat-bulat seperti disebelah ini.

Partikel juga memenuhi bagian terdepan pesawat dan oleh karena itu dapat menyebabkan salah pembacaan pada indikator kecepatan udara, mengganggu aliran udara di sekitar sayap dan mempengaruhi visibilitas dari dek penerbangan.

Partikel-partikel juga sangat tajam. Ketika mereka menyerang sebuah pesawat terbang dengan kecepatan tinggi, mereka mengikis struktur dan microfractures sebab dan delaminasi. Ujung tombak dari sebuah pesawat yang telah terbang melalui awan abu dapat muncul kasar seolah-olah dengan amplas. Selain itu, udara di kabin, yang dihasilkan dari udara luar, mungkin berisi partikel halus yang berbahaya bagi kesehatan.
Bagaimana menjadi pilot menyadari ada letusan gunung berapi didekatnya ?

Selama persiapan penerbangan, pilot memiliki akses ke informasi pada gunung berapi aktif melalui Significant Weather Chart (SWC). Setelah letusan besar, awan abu dimonitor lebih aktif dari biasanya. Kemajuan awan abu dapat dipantau di website UK Met Office: http://www.metoffice.gov.uk/aviation/vaac/

Perkembangan penyebaran abu volkanic yang dipantau dari satelit

Larangan terbang akan terjadi di wilayah dimana awan abu berada. Ini adalah keputusan besar, sangat bermanfaat tapi mudah karena hanya melihat pergerakan awan abu ini. Jauh lebih sulit adalah untuk mempertimbangkan apakah penerbangan dapat dilakukan dengan menghindari awan abu, misalnya dengan jalan memutar. Perubahan route ini biasanya berarti penyimpangan besar dari rute penerbangan dan juga ketinggian. Ada akibat dampak langsung terhadap pengisian bahan bakar, payload, dll termasuk izin penerbangan. Dan bayangkan rumitnya lalulintas udara yang sibuk harus berubah-rubah karena abu ini juga berubah karena terbawa angin.

kilat yang menyambar abu volkanik yang sering bermuatan listrik statis. Rinjani 1995 (sumber http://www.desimeet.com/)

Pilot juga terlatih untuk menghadapi letusan gunung berapi yang tak terduga. Pada siang hari, dalam cuaca yang jelas, pilot akan dengan mudah untuk menemukan awan abu abu-abu yang mungkin tidak terlihat di radar. Pada malam hari awalnya mungkin akan ada indikasi bau (belerang) di daerah kabin, juga bisa terlihat api disebut St Elmo’s, atau bunga api di jendela kabin. (lihat gambar diatas dan bawah) Dari kabin mungkin mungkin untuk melihat cahaya yang berasal dari mesin dan / atau bunga api dalam aliran jet, sebagai partikel pembakaran terbang keluar dari mesin.

Galunggung 1982 (sumber http://www.desimeet.com/)

Apabila ada awan abu makan semua penerbangan itu akan diarahkan langsung berbalik pergi dari awan ke arah dari mana dia baru saja datang, kearah sebaliknya. Selain itu, pengapian terus menerus dihidupkan untuk mesin dan menyemprotkan udara ke arah mesin, misalnya. Hal ini diperlukan untuk sistem pencegahan es (icing prevention) juga untuk memperoleh aliran udara yang lebih baik kearah mesin. Jika perlu, masker oksigen digunakan dalam kabin dan di dek pesawat. Power supply dalam hal kegagalan total mesin akan dijamin (disuplai) dengan mengaktifkan Auxiliary Power Unit (APU). Dan, tentu saja, juga penting untuk memperingatkan lalu lintas udara lainnya.

Jika mesin berhenti sepenuhnya, restart mesin itu kemungkinan realistis. Sebuah mesin yang telah berhenti bahkan untuk waktu yang singkat telah sempat dingin, dan ketika ia mulai memutar sekali lagi saat ulang bahan silikat padat mungkin terlepas dan mesin dapat berfungsi, setidaknya daya berkurang. Sebagai contoh, British Airways penerbangan disebutkan sebelumnya diterbangkan sangat terampil dan pilot berhasil restart semua mesin, meskipun salah satu dari empat mesin gagal lagi beberapa saat kemudian. penerbangan, bagaimanapun, berakhir selamat dengan mendarat di Jakarta.

-sumber: blog dongeng geologi-

SENYUM MANIS DI PLANET MARS


Maaf para pembaca, saya masih cukup sibuk untuk menulis topik yang panjang dan rumit. Tapi saya akan tinggalkan kalian dengan sebuah intermezo. Kali ini, mengenai planet Mars, salah satu planet paling misterius yang kita kenal. Ada sisi lain yang harus kita kenal dari planet Mars, yaitu sebuah planet yang ramah dan murah senyum.


Selama ini kita hanya mengenal adanya wajah sangar di planet Mars. Tapi ada sesuatu yang berbeda sekarang. Mars menjadi lebih ramah! Mungkin para penghuni Mars, yang sering disebut Martian, ingin menyampaikan pesan kepada manusia di Bumi: "Kami adalah kaum yang ramah".

Pada Maret 2006, Viking Orbiter 1 Mission mendapatkan foto Galle Crater yang berdiameter 230 kilometer di permukaan planet Mars. Kawah ini sepertinya menunjukkan sebuah wajah bulat yang tersenyum lebar.

"Is that you Martian?"


Hmm, tapi senyumnya kelihatan sedikit hambar.

Ya, mereka mengerti. Jadi para Martian memutuskan untuk tersenyum kembali.

Pada 28 Januari 2008, Mars Reconnaisance Orbiter juga menangkap sebuah citra wajah tersenyum dari planet Mars pada kawah tidak dikenal berdiameter 3 kilometer.


That's Better!

Wah, saya kira Yahoo messenger beserta Emoticons-nya hanya dikenal di bumi.

Atau mungkin mereka mencoba untuk berkomunikasi dengan kita menggunakan media yang populer di bumi?

Jus't Kidding.

Tapi, tidak ada salahnya kita membalas senyum yang diberikan...


Bukankah persahabatan itu indah?